Sekolah Tinggi Teologia Pantekosta Sumut Aceh (STTP SA) berdiri dilatar belakangi oleh kerinduan Majelis Daerah (MD) dan hamba-hamba Tuhan GPdI Sumut-Aceh untuk memiliki STT. Sebuah tempat bagi hamba-hamba Tuhan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas dalam pelayanan agar efektif dalam merintis dan mengembangkan gereja lokal. Sehingga pada tahun 2012 di Musda yang dilaksanakan di Hotel Mikkie Holiday diputuskan bahwa STTP Sumut-Aceh akan segera dibuka.

Sebagai tindak lanjut atas keputusan tersebut, MD Sumut-Aceh segera mendirikan Yayasan Offiler Hikmat Dari Atas, sebagai Yayasan yang mengayomi STTP Sumut-Aceh, dimana yang menjadi pengurusnya adalah:

Ketua                  : Pdt. Yosua Sinukaban

Sekretaris        : Pdt. Anthon Butar-butar S.Th.

Bendahara       : Pdt. Ridwan Lumbantobing

MD Sumut Aceh juga menetapkan para fungsionaris sebagai pengurus STTP Sumut-Aceh. Dimana yang menjadi:

Ketua  : Pdt. D. Y. Surbakti M.A

PK.I    : Pdt. DR Vinot Siringo-ringo

PK.II   : Pdt. Anton Butar-butar S.Th.

PK.III : Pdt. Hebran Sihombing M.Th.

Para fungsionaris kemudian mendata hamba-hamba Tuhan di GPdI Sumut-Aceh yang sudah S2, yang siap dan terbeban untuk mengajar di STTP Sumut-Aceh. Serta melakukan perekrutan mahasiswa, adapun jumlah mahasiswa/i yang berhasil direkrut adalah 25 orang. Kuliah perdana STTP Sumut-Aceh kemudian diselenggarakan pada bulan September 2013, segera setelah dilaksanakan ibadah pembukaan. Dimana Pdt. DR. M.D. Wakkary sebagai ketua umum Majelis Pusat GPdI hadir menjadi pembicara dalam acara pembukaan tersebut.

Pada bulan November 2014, untuk alasan efektifitas, dikarenakan kesibukannya, Pdt. D.Y. Surbakti M.A. melalui rapat MD kemudian memutuskan dan mengangkat Pdt. P.B Ompusungguh M.Th. sebagai ketua STTP Sumut-Aceh, dengan:

PK.I    : Pdt. Arilson Ginting M.Th

PK.II   : Pdt. Anton Butar-butar S.Th.

PK.III : Pdt. Hebran Sihombing M.Th.

Pada Tgl.4 Juli 2016, Pdt.P.B Ompusungguh M.Th dipanggil oleh Tuhan, sehingga Pdt.D.Y Surbakti M.A, melalui rapat MD kemudian memutuskan perubahan kepengurusan dengan susunan sebagai berikut

Ketua: Pdt. Hebran Sihombing M.Th

PK.I    : Pdt. Arilson Ginting M.Th.

PK.II   : Pdt. Anton Butar-butar S.Th.

PK.III : Pdt. Rante Mulinta Tarigan S.Th.

Kaprodi Teologi : Pdm. Eliezer Sinukaban, S.E., M.Th

Kaprodi PAK : Pdt. Hizkia E. Surbakti, S.E., M.Th

Tahun 2017, terjadi perubahan susunan kepengurusan yang tetap berlangsung hingga kini dengan susunan yang baru:

Ketua: Pdt. Hebran Sihombing M.Th

PK.I    : Pdt. Arilson Ginting M.Th.

PK.II   : Pdt. Rante Mulinta Tarigan S.Th.

PK.III : Christine Fuceria Ginting, S.Tp., M.Th.

Kaprodi Teologi : Pdm. Eliezer Sinukaban, S.E., M.Th

Kaprodi PAK : Pdt. Hizkia E. Surbakti, S.E., M.Th

 

Hingga kini, STTP telah meluluskan angkatan perdananya di tahun 2017. STTP Sumut-Aceh terus berkembang oleh dukungan MD Sumut-Aceh dan Yayasan Offiler Hikmat Dari Atas dalam banyak hal, khususnya dalam biaya oprasional. Dan semakin banyak mahasiswa/i yang mendaftar untuk mengecap pendidikan di STTP Sumut-Aceh, adapun jumlah mahasiswa STTP hingga saat ini adalah 119 orang, dan 28 orang dari mereka yang diwisuda pada hari ini.

Dari sisi legalitas, setelah izin operasional dikeluarkan oleh Kemenag pada 31 Desember 2014, dan diperpanjang 11 Januari 2017. Maka proses untuk memperoleh akreditasi dari BAN.PT sedang diupayakan, dimana borang akreditasi sudah di susun dan sudah dikirimkan, dan sedang menantikan dikunjungi oleh tim Assesor dari BAN-PT, dengan satu keyakinan bahwa STTP Sumut-Aceh akan segera terakreditasi. Demikianlah sejarah singkat dari berdirinya STTP Sumut-Aceh hingga saat ini.